PEMBUBARAN TIM PENYUSUN & PEMBENTUKAN BUM Desa “REJO LESTARI”

Pada hari Sabtu tanggal 22 Juli 2017 jam 19.30 WIB bertempat di Balai Desa Tambakrejo dilaksanakan Rapat Pembubaran Tim Penyusunan & Pembentukan BUM Desa Tambakrejo.

DHANOYO KETUA PENGAWAS
OLYMPUS DIGITAL CAMERA

Dalam Rapat tersebut juga hadir Tim 2 Undip Semarang yang kebetulan melakukan KKN di Desa Tambakrejo.

Adapun dalam rapat Kades menyampaikan beberapa hal mengenai perhatian dan permasalahan dalam Pembentukan BUM Desa Tambakrejo, sedang harapan terbentuknya BUM Desa tentu saja agar mermanfaat dan dapat berkontribusi terhadap perkembangan perekonomian masyarakat Desa Tambakrejo.

OLYMPUS DIGITAL CAMERA

Ada beberapa permasalahan kecil yang muncul dari Pengurus BUM Desa Rejo Lestari yang di sampaikan kepada Kades  yang sekaligus secara ex officio berkedudukan sebagai Penasehat BUM Desa Tambakrejo antara lain  :

Arsyad Daulay selaku Direktur BUM Desa Rejo Lestari

  • mengingat kepengurusan kurang lengkap terutama jabatan Bendahara BUM Desa belum ada Direktur meminta agar Pemerintah Desa mencari orang guna melengkapi jabatan tersebut dengan cara pendekatan maupun sistem pendaftaran.
  • gar Desa menyediakan sarana gedung yang dapat digunakan sebagai Sekretariat sekaligus tempat usaha BUM Desa dan gedung yang dimaksud adalag gedung MCK Umum.

 

Dhanoyo selaku Penasehat BUM Desa Rejo Lestari

  • apakah betul malam ini Tim Penyusun da Pembentukan BUM Desa sudah dibubarkan ? karena kelengkapan Kepengurusan BUM Desa kan belum selesai contoh :
  • Bendahar belum ada
  • SOP belum unit usaha di buat
  • Proposal belum di buat

Sri Isah selaku anggota Tim Penyusunan & Pembentukan BUM Desa sekaligus TP PKK Desa Tambakrejo

  • MCK Umum jangan di jadikan Sekretariat dan tempat usaha BUM Desa karena sudah dipakai kantor PKK di RW 5 apalagi POSYANDU RW.5 bulan Agustus nanti ada lomba tingkat kabupaten

Anggota lain juga menyapaikan

  • Melihat fenomena ini bu Kades walaupun mungkin bukan teemingnya agar pemerintah desa melakukan pembenahan menyeluruh atau reformasi menejemen maksudnya adalah :
  1. dalam mengantisipasi kebutuhan sarana kelembagaan secepatnya membuat sarana kantor kelembagaan desa apalagi kelembagaan desa yang sudah adapun juga tidak punya kantor
  2. dalam setiap merencanakan pembangunan fisik hendaknya jangan pakai sistem asal jadi sehingga justru kebutuhan yang prioritas malah terabaikan utamanya kantor kelembagaan desa
  3. agar pengurus BUM Desa bisa bekerja maksimal kalaupun sekedar untuk sekretariat coba desa melobi ke sekolah dasar yang ada di Tambakrejo siapa tahu rumah dinas SD yang kosong bisa dipinjam desa untuk sekretariat BUM Desa, masalhnya kalau di MCK seperti yang disampaikan bu Sri Isah MCK sudah dipakai Kantor kegiatan PKK RW.5 apalagi akan men
  4. mengingat Bendahara BUM Desa masih kosong secara personal mungkin Umi Ruqoyah di Dusun Tambakringin dan Kunaenah di Dusun Caur kalau sanggup bisa diminta untuk menjadi Bendahara BUM Desa karena secara persyaratan baik akademis dan skill maupun akuntabitas masuk kreteria tersebut. Namun perlu dipahami bahwa dalam penunjukan maupun dalam pemilihan pengurus BUM Desa harus melalui Musdes

Sugeng selaku anggota Tim Penyusun sekaligus Kaur Perencanaan Desa

  • Usulan ini malah melebar kemana-mana, kalau memang yakin di gedung MCK ya sudah, karena untuk membuat gedung baru tidak mudah contohnya waktu membuat gedung kantor BPD tidak boleh apalagi yang lain
OLYMPUS DIGITAL CAMERA

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *